Apa itu DNS Server dan Fungsinya?

DNS adalah singkatan untuk Domain Name System, yaitu sebuah sistem yang membantu untuk menerjemahkan nama domain ke alamat IP.

Ketika kita hendak mengakses sebuah situs website, misalnya google.com, perangkat yang kita gunakan akan terlebih dahulu menghubungi DNS server untuk mendapatkan alamat IP dari google.com, yaitu 216.239.38.120.

Kalian bisa mencoba membuka http://216.239.38.120 di browser kalian, dan kemudian halaman Google lah yang akan terlihat.

Fungsi Lainnya DNS Server

Selain menerjemahkan nama domain ke alamat IP, fungsi DNS Server yang sering digunakan oleh para ISP (Internet Service Provider), misalnya Indihome, adalah untuk mengontrol akses para pengguna.

DNS server akan mengecek terlebih dahulu nama domain yang mau diakses oleh pengguna. Jika ternyata nama domain tersebut merupakan website yang diblokir, maka DNS server bisa mengembalikan alamat IP yang berbeda, misalnya 36.86.63.185. Coba dibuka https://36.86.63.185, uda tau kan website apa? Hihi.

Mengubah DNS Server

Salah satu cara agar kita tidak menggunakan DNS server yang digunakan ISP untuk mengontrol akses Internet kita adalah dengan mengubah DNS server pada modem atau router kita.

Saya tidak akan membahas bagaimana caranya, silakan di-Googling saja, karena setiap merek router memiliki konfigurasi yang berbeda.

Kita bisa mengubah DNS server yang digunakan ke alamat 8.8.8.8 dan 8.8.4.4. Ini adalah alamat DNS server milik Google. Ataupun diarahkan ke alamat 1.1.1.1 milik Cloudfare, yang diklaim sebagai DNS server paling cepat.

Cara ini bisa digunakan, dan kita pun bisa mengakses situs-situs yang diblokir oleh ISP.

Hanya saja… ISP juga pintar, dan mengatasi teknik ini dengan cara lain. (Artinya: cara ini sudah tidak bisa digunakan. Hehe.)

Proxy DNS Transparan

Proxy DNS Transparan adalah teknik yang digunakan ISP untuk membajak komunikasi antara pengguna Internet dan DNS Server.

Jadi ketika kita menanyakan alamat IP dari salah satu situs ke DNS server milik Google atau Cloudflare, si ISP akan menghentikan komunikasi ini dan menggantikannya dengan DNS server milik dia sendiri. Namun pengguna Internet tidak tahu, dan seakan-akan tetap berkomunikasi dengan DNS server yang dituju.

Kurang asem ya? Haha.

Ibaratnya, ketika kita menanyakan Google alamat situs tertentu, misalnya porn.com, seakan-akan Google menjawab bahwa itu situs ilegal, dan kita diberikan respon alamat IP 36.86.63.185 (uda tau ya alamat apa itu, hehe)

DNS Over HTTPS

Tapi jangan khawatir. Ada cara untuk mengatasi teknik Proxy DNS Transparan ini. Seperti tarung Kungfu aja ya, semuanya ada teknik melawannya.

Kita bisa menggunakan cara DNS Over HTTPS. Singkat cerita, ini artinya komunikasi dengan DNS server melalui protokol yang secured (terenkripsi), sehingga ISP pun tidak bisa menyadap komunikasi kita dengan DNS Server.

Untuk mengetahui bagaimana caranya menggunakan DNS Over HTTPS di perangkat kamu, silakan baca Cara Mengatasi Internet Positif Tanpa VPN di HP dan Komputer

Tinggalkan komentar