Apa Itu OCD?

Kali ini OCD yang kita bahas bukanlah OCD yang mengajarkan teknik diet seorang figur publik yang botak plontos ya. :p

OCD yang akan kita bahas adalah kepanjangan dari Obsessive Compulsive Disorder, atau terjemahannya adalah gangguan obsesif kompulsif.

Ini adalah sebuah gangguan mental yang bisa dialami oleh siapa saja, termasuk saya sendiri. Gangguan ini juga memiliki tingkatan, mulai dari yang ringan hingga yang sangat berat yang bisa mengganggu kehidupan sehari-hari.

Mari kita bahas lebih lanjut.

Obsesif

Obsesif adalah sifat obsesi, yang berarti pikiran yang berulang kali mendorong pengidapnya untuk memikirkan sesuatu hingga merasa cemas.

Orang yang obsesif selalu memikirkan hal-hal harus sesuai dengan yang mereka inginkan atau mereka anggap benar. Misalnya, daftar nama harus tersusun sesuai dengan alfabet, benda-benda tertentu harus ada pasangannya, bisa dua buah sepasang atau tiga buah sepasang.

Mereka sendiri tidak mengerti mengapa demikian dan mereka tidak bisa berbuat apa-apa untuk mengubah pemikiran tersebut.

Kompulsif

Sedangkan sifat kompulsif adalah sebuah sifat yang menimbulkan keharusan untuk melakukan sesuatu. Jadi di dalam kasus OCD, sifat kompulsif ini adalah keharusan untuk melakukan sifat obsesif tersebut.

Jika melihat daftar nama yang tidak berurut, dia akan menyusun ulang daftar tersebut sesuai urutan alfabet. Susunan buku pada rak harus sesuai dengan warnanya. Ataupun, setiap kali menutup pintu, harus di buka-tutup sebanyak tiga kali.

Jika sudah terlalu akut, sifat ini pasti mengganggu aktivitas sehari-hari si pengidap, apalagi jika sampai mengganggu orang yang di sekitarnya.

Orang Terkenal Pengidap OCD

Gangguan mental ini biasanya kita sadari setelah kita menginjak usia 19 tahun. Menurut teori, setiap orang memiliki OCDnya masing-masing, hanya saja tingkat akutnya berbeda-beda.

Misalnya saya sendiri, saya lebih suka jika semua barang tersusun rapi dan simetris. Jika melihat foto yang tergantung di dinding agak miring, saya pasti gak tahan untuk merapikannya. Untungnya OCD saya ini tidak terlalu akut. Kan agak kurang ajar juga jika setiap kali bertamu ke rumah orang, saya menggeser-geser pajangan foto mereka.

Nah, ini juga ada beberapa contoh orang terkenal yang mengidap OCD:

  • David Beckham, memiliki OCD yang mengharuskan semuanya harus dalam posisi yang sejajar dan berpasangan.
  • Katy Perry, menginginkan segalanya tersusun sesuai urutan alfabet.
  • Leonardo DiCaprio, ketika melewati pintu harus melakukannya beberapa kali. Yang lucu, jika dia menemukan bekas permen karet di jalan, dia harus menginjaknya.
  • Howie Mandel, juri American’s Got Talent ini sangat tidak suka bersentuhan dengan orang lain karena percaya bisa tertular virus atau bakteri.
  • Howard Stern, dulu sering menghabiskan waktu berjam-jam dalam toilet sebelum bekerja hanya untuk menyentuh benda-benda yang ada.

Terlihat aneh bagi orang lain, tapi ini adalah hal-hal yang tidak bisa dilepaskan bagi pengidapnya. Terkadang, ini adalah sebuah sifat yang membuat kita ingin mengendalikan sesuatu di luar kendali kita.

Tinggalkan komentar