Apa Yang Tidak Terlihat, Belum Tentu Tidak Ada

Dalam artikel kali ini, saya ingin menumpahkan sedikit inspirasi yang saya dapatkan dalam sesi “bengong” yang sering saya lakukan.

Sering kali, ketika kita membahas sebuah hal yang baru, kita akan bersikap skeptis atau sulit percaya, terutama pada hal-hal yang tidak pernah kita lihat.

Terus kita meminta orang yang menjelaskannya untuk membuktikan hal tersebut. Perlihatkan. Kalau tidak terlihat, maka kita tidak percaya.

Baca juga Perbedaan Antara Kepercayaan dan Keyakinan

Dalam kondisi seperti ini, kita sedang menutup diri, sulit untuk menerima dan belajar informasi baru.

Memang benar kalau kita sebaiknya tidak begitu saja menerima informasi baru, harus bisa berpikiran kritis. Namun bukan berarti kita harus skeptis (menutup diri).

Padahal banyak hal-hal dalam hidup kita yang tidak terlihat, namun kita yakin ada. Misalnya listrik, sesuatu yang tidak terlihat, namun kita tidak berani menyentuh colokan listrik yang di rumah bukan?

Selain itu, saya juga percaya bahwa, sesempurnanya manusia, kita tetap saja ada keterbatasan. Sebuah penjelasan yang tidak bisa kita mengerti, belum tentu salah. Mungkin kecerdasan kita saat ini yang belum sanggup untuk mencernanya.

Ibaratnya seperti ini. Coba kamu jelaskan tentang warna (merah, hijau, biru, dll) ke orang yang sudah buta warna total sejak lahir. Jikapun mereka bisa menerima penjelasan tersebut, mereka hanya sebatas percaya tanpa mengerti sepenuhnya tentang apa yang dijelaskan.

Jika mereka tidak percaya, kita akan mengerti apa sebabnya. Dan ketidakpercayaan mereka tidak akan mengubah kenyataannya bahwa dalam dunia ini ada hal yang kita sebut sebagai “warna”.

Baca juga Hindari Perdebatan, Dan Hidupmu Akan Menjadi Lebih Indah

Tinggalkan komentar