Bagaimana Astronot Menggaruk Hidungnya Ketika Mengenakan Pakaian Astronom?

Astronot juga seorang manusia yang kerap kali merasakan apa yang sering kita rasakan dipermukaan bumi seperti rasa gatal, haus, lapar dan lain-lain. Gatal merupakan masalah kecil yang dihadapi astronot, bagian tubuh yang gatal sering sekali membuat kita merasa harus menggaruknya hingga kita merasa nyaman.

Ada sebuah video dari NASA menunjukan bagaimana seorang astronot menggaruk hidungnya saat berada di ruang angkasa. Para astronot sering menggunakan microfon di helmnya untuk menggaruk hidung mereka yang gatal. Mereka juga sering menggosokkan bagian gatal ke potongan kecil velcro yang ada di bagian dalam helm mereka.

Sebenarnya, rasa gatal bukanlah suatu masalah terbesar yang dihadapi para astronot. Masalah sebenarnya adalah rasa hangat yang ada di dalam pakaian astronom. Panas tubuh dan keringat bisa membuat kaca helm berkabut, pandangan astronot pun menjadi kabur. Untuk mengatasi hal tersebut, bagian dalam helm diberi obat dengan bahan kimia anti-fogging.

Namun ditahun 2011, Andrew Feustel, seorang astronot pesawat ulang alik Endeavour, sedang berjalan di stasiun antariksa Internasional. Pada saat itu, sebagian anti-fogger masuk kedalam matanya, mengakibatkan mata perih dan berair. Feusel mampu meringankan rasa perihnya dengan mengelapkan keringatnya pada alat Valsalva, yakni sebuah busa yang melekat pada interior helm. Alat ini sebenarnya digunakan untuk memblokir hidung astronot ketika mereka menggunakan Valsalva manuver untuk mengatur ulang tekanan.

Leave a Comment