Benarkah Santan Menyebabkan Kolesterol?

Santan atau hasil perasan dari daging buah kelapa yang diparut, bisa memberikan rasa manis dan gurih pada makanan. Makanya santan menjadi salah satu bagian yang paling sering ditemui dalam resep makanan khas Indonesia.

Hal yang sering kita dengar tentang santan adalah kalau santan itu mengandung banyak kolesterol, sehingga tidak baik jika sering dikonsumsi, apalagi dalam jumlah yang besar.

Pernyataan di atas ada benarnya dan ada salahnya. Begini penjelasannya.

Produk Nabati Tidak Mengandung Kolesterol

Santan adalah produk nabati (tumbuhan), yang artinya santan tidak mengandung sedikit pun kolesterol.

Yang terkandung dalam lemak nabati disebut sebagai fitosterol, yang malah bagus karena bisa membantu untuk menghambat penyerapan kolesterol jahat.

Jadi, adalah salah jika santan dianggap mengandung kolesterol ya.

Santan Mengandung Lemak Jenuh Dan Kalori Tinggi

Lemak jenuh tidak baik untuk tubuh kita. Mengonsumsi terlalu banyak akan memberikan resiko terjadinya penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung, serangan jantung, dan tekanan darah tinggi.

Ditambah lagi santan juga mengandung kalori yang cukup tinggi, yaitu sekitar 230 kalori / gram. Mengonsumsi terlalu banyak bisa menyebabkan obesitas, alias berat badan tinggi.

Jadi, adalah benar jika mengonsumsi santan terlalu banyak akan berdampak buruk bagi kesehatan kita.

Bagaimana Vegetarian Memperoleh Kolesterol?

Walaupun kolesterol mendapatkan citra buruk karena sering menjadi penyebab penyakit yang berbahaya, namun sebenarnya tubuh kita harus memperoleh kolesterol.

Kolesterol membantu tubuh untuk memproduksi hormon seks, sebagai komponen utama dalam pembangunan jaringan tubuh, serta membantu organ hati untuk memproduksi asam empedu.

Nah, yang membuat saya penasaran adalah, bagaimana para vegetarian dan vegan memperoleh kolesterol untuk tubuhnya? Sedangkan kolesterol hanya bisa didapatkan dari produk hewani.

Baca juga Apa Perbedaan Vegan dan Vegetarian?

Ternyata ada sebuah organ dalam tubuh kita yang bisa memproduksi kolesterol, yaitu organ hati.

Gula yang kita dapatkan dari makanan, misalnya nasi dan buah, akan digunakan oleh organ hati untuk memproduksi kolesterol yang dibutuhkan untuk tubuh.

Bagaimana Dengan Nasi Padang?

Nah, banyak yang menganggap nasi padang, rendang, gulai, atau makanan lainnya yang menggunakan santan sering menjadi penyebab orang-orang tinggi kolesterol. Bagaimana penjelasannya nih?

Memang benar semua makanan tersebut menggunakan santan. Namun ada bahan lainnya juga yang digunakan dalam makanan tersebut.

Bahan utama yang menyebabkan naiknya kadar kolesterol dalam tubuh adalah daging-dagingan yang dipakai dalam makanan tersebut, bukan santan!

Kalau tidak percaya, coba mulai sekarang kamu makan nasi padang versi vegetarian, dan buktikan! Enak juga kok, rendang daging diganti dengan rendang jengkol. Hehe.

Baca juga Kenapa Jengkol Bau? Apa Cara Menghilangkan Baunya?

Tinggalkan komentar