Berbahayakah Membunyikan Sendi Tulang?

Ketika badan kita terasa pegal atau letih, melakukan perenggangan bisa mengembalikan kembali rasa segar pada tubuh. Kita membengkokkan sendi tangan, leher, punggung, kaki dan bagian tubuh lainnya yang terasa pegal. Tak jarang, kita akan mendengar bunyi “krek”, dan rasanya sungguh nikmat.

Baca juga Fakta Unik Tentang Tubuh Manusia

Dari mana asal bunyi “krek” tersebut? Apakah bagian dari tulang kita ada yang patah atau rusak?

Banyak kepercayaan dalam masyarakat umum, kebiasaan seperti ini buruk untuk kesehatan kita. Namun sebagian dari kita percaya itu hanya mitos, karena menganggap mereka yang mengatakan hal tersebut sebenarnya sedang menyampaikan kekesalannya karena merasa terganggu dengan suara tersebut.

Dalam artikel kali ini kita akan membahas apa sebenarnya yang menimbulkan suara “krek” tersebut, dan apakah kebiasaan ini memiliki efek samping yang berbahaya.

Sebelum itu, saya ingin menyampaikan bahwa saya bukanlah seorang ahli kesehatan. Apa yang tertulis dalam artikel ini merupakan rekapan dari materi-materi yang saya baca tentang topik ini.

Proses Timbulnya Suara “Krek”

Saya akan menjelaskan terlebih dahulu bagaimana timbul suara “krek” ketika kita membengkokkan sendi tulang yang normal. Yang normal berarti yang tidak menimbulkan rasa sakit yang ekstrim.

Dalam tubuh kita terdapat banyak tulang. Bagian di mana tulang-tulang ini tersambung adalah yang kita sebut sebagai sendi.

Sendi-sendi yang bisa bergerak secara leluasa dinamakan sendi synovial. Jenis sendi ini memiliki rongga yang terisi dengan cairan synovial, seperti putih telur mentah. Fungsi cairan ini adalah untuk meminimalisir gesekan-gesekan yang terjadi antara ujung tulang ketika bergerak.

Oleh masyarakat umum, cairan ini sering kita dengar dengan sebutan “oli”, ya karena memang fungsinya seperti oli untuk mesin. Hehe.

Ketika kita membunyikan sendi, yang sebenarnya terjadi adalah kita menarik atau merenggangkan sendi kita, sehingga terbentuk rongga dalam cairan pada sendi kita. Gelembung-gelembung kecil nitrogen akan bersatu untuk mengisi rongga tersebut, dan ketika ini terjadi, timbullah suara “krek” yang kita dengar.

Gelembung nitrogen ini akan berada dalam rongga sendi selama beberapa saat, sekitar 20 menit. Selama gelembung ini masih ada, kita tidak akan bisa mengulangi bunyi tersebut.

Penjelasan lebih detail bisa dilihat di video TED ini (dalam bahasa Inggris).

Penyebab Suara “Krek” Lainnya

Sekarang saya akan menjelaskan penyebab lainnya atas timbulnya suara kretekan pada sendi kita.

Dalam kondisi tertentu, biasanya ditandai dengan rasa yang cukup menyakitkan, suara kretekan yang dihasilkan itu bukanlah dari gelembung nitrogen yang bersatu, tetapi dari pergesekan tulang-tulang.

Jika diulangi terus menerus, efek sampingnya adalah bisa timbul radang sendi yang cukup berbahaya jika dibiarkan lebih lanjut.

Kamu sebaiknya segera mencari dokter ahli untuk memeriksakan hal ini jika terjadi.

Bahaya Membunyikan Sendi Tulang

Barusan dijelaskan bahwa membunyikan sendi tulang berulang kali bisa menyebabkan radang sendi, namun itu hanya untuk kondisi tertentu seperti yang dijelaskan.

Bagaimana dengan membunyikan sendi tulang pada umumnya?

Ada kepercayaan di masyarakat yang mengatakan bahwa sering membunyikan sendi tulang bisa mengakibatkan artritis. Apakah benar?

Nah, ada seorang dokter yang ketika dia masih kecil juga mendapatkan nasehat yang sama dari ibunya. Dia ingin membuktikan apakah perkataan ibunya benar atau tidak.

Dr. Donald Unger lalu memulai sebuah eksperimen yang dia lakukan pada dirinya sendiri dan berlangsung selama 50 tahun. Wow… sebuah dedikasi yang super ya.

Setiap hari selama 50 tahun, setidaknya dua kali sehari, dia membunyikan sendi-sendi tulang tangan kirinya, dan dia tidak melakukannya pada tangan kanan.

Pada akhirnya, dia membandingkan kedua tangannya, dan menemukan bahwa kondisinya sama saja. Tidak ada timbul penyakit artritis pada tangan kirinya.

Dokter ini pun mendapatkan penghargaan Ig Nobel, sebuah penghargaan yang agak berbeda dari penghargaan Nobel pada umumnya. Penghargaan ini diberikan kepada mereka yang berhasil “membuat orang tertawa, dan kemudian membuat orang berpikir”.

Kesimpulan

Nah, kita bisa menyimpulkan bahwa membunyikan sendi-sendi tulang jari, leher, ataupun punggung bukanlah sebuah hal yang berbahaya asalkan tidak ada rasa sakit yang cukup ekstrim.

Dan kepercayaan tentang bisa menimbulkan artritis, sudah dijelaskan dengan eksperimen yang dilakukan seorang dokter selama 5 dekade. Silakan kamu pertimbangkan sendiri, apakah bisa dipercaya atau tidak.

Bagi saya, tiada hari tanpa bunyi “krek” yang nikmat dari tubuh ini. Hihi.

Leave a Comment