Berkembang Laksana Lobster

Saya yakin kamu pasti pernah makan lobster, dikenal juga sebagai udang galah. Enak ya? Tapi pernahkah kamu memikirkan bagaimana lobster bisa tumbuh sampai sangat besar?

Tulisan kali akan menjelaskan bagaimana lobster bisa tumbuh menjadi sangat besar. Tetapi bukan itu saja, ada makna yang bisa kita ambil dari tulisan ini. Ayuk kita simak!

Pertumbuhan Lobster

Lobster tumbuh dengan cara melepaskan kulitnya. Sebelum melepaskan kulitnya, lobster akan membentuk kulit tipis terlebih dahulu dibawah kulit luarnya.

Sebelum melepaskan kulitnya, lobster mengeluarkan enzim yang akan melunakkan kulitnya dan persendian ikatnya, kemudian lobster akan berusaha keluar dari kulitnya. Pada saat ini, lobster akan menyerap air yang menjadikan tubuhnya lebih besar sekitar 20% dari semula. Proses ini menghabiskan waktu sekitar 15 menit.

Setelah melepaskan kulit lamanya, lobster menjadi sangat rakus. Kadang-kadang kulit lama akan dimakan untuk mengembalikan kalsium yang hilang. Kalsium berfungsi untuk mempercepat pengerasan kulit barunya.

Di masa ini, lobster akan menjadi sangat lemah terhadap serangan musuh. Biasanya lobster akan bersembunyi di dalam lumpur atau batu karang. Setelah 6-8 minggu, kulit baru akan mengeras dan lobster pun kembali memiliki sistem pertahanannya.

Lobster muda, sekitar 5-7 tahun, akan mengalami proses pergantian kulit sekitar 25 kali setahun. Lobster dewasa yang jantan akan mengalaminya 2 kali setahun, dan yang betina hanya sekali setahun, biasanya di musim panas. Lobster yang sudah tua biasanya hanya mengganti kulitnya sekali dalam 3-4 tahun.

Panjang lobster muda biasanya berkisar 4 cm – 9 cm. Lobster dapat hidup sekitar 15 tahun, dan dapat tumbuh sampai sekitar 90 cm.

Proses pelepasan kulit oleh lobster biru

Pesan Moral

Sekarang kita sudah tahu bagaimana perjuangan si lobster untuk berkembang lebih besar. Demi membesar 20% saja, lobster harus mempertaruhkan nyawanya. Sebagai manusia, kita juga harus terus berkembang, dan syarat utamanya adalah keluar dari zona nyaman!

Bisakah kita seperti si lobster? Lobster keluar dari zona nyamannya 25 kali setahun, dan tetap melakukannya ketika sudah tua.

Leave a Comment