Contoh Kata Kunci Dalam Artikel Yang Baik

Kali ini gue mau nulis artikel tentang blogging, ya sekedar pengingat untuk diri sendiri juga sih.

Gue mau menulis tentang kata kunci. Kata kunci itu adalah hal terpenting dalam menulis sebuah artikel SEO. Tanpa adanya kata kunci, artikel lu bakalan sia-sia. Walaupun isinya bermanfaat, tapi orang bakal susah nemu artikel lu dari mesin pencarian.

Gue bahas dari awal dulu, buat bentuk mindset dulu, agar ada pondasi yang kuat.

Apa Itu Kata Kunci Dalam Artikel SEO?

Kalo lu sering baca tutorial blogging orang bule, kata kunci ini yang disebut dengan keywords. Kalo kita terjemahkan juga artinya sama ya.

Fungsinya kata kunci adalah sebagai sebuah petunjuk untuk Mbah Google (ataupun mesin pencarian lainnya) tentang topik artikel yang lu tulis.

Kata kunci dalam artikel harus ditempatkan dengan baik agar bisa diketahui Mbah Google. Tempat yang baik bagaimana? Pastinya yang sesuai dengan saran dari Mbah Google.

Penempatan Kata Kunci Menurut Google

Jadi ini adalah pertanyaan utamanya. Hehe.

Sayangnya, Mbah Google gak pernah ngomong dengan jelas gimana kata kunci yang baik. Mbah Google selalu memberikan informasi yang ambigu. Menurut mereka, kita cukup fokus menulis artikel sebaik mungkin, nanti mesinnya yang canggih bisa mendeteksi sendiri.

Kalo lu curang, misalnya bikin artikel yang gak jelas kemudian kata kuncinya dibanyakin dan ditulis kemana-kemana, Google juga bisa mendeteksi hal tersebut. Dan Google akan memberikan penalti.

Namun… yang namanya mesin, pasti cara kerjanya berdasarkan sebuah aturan baku. Banyak pemain SEO yang meriset bagaimana mesin Google ini bekerja, dan mereka menemukan beberapa poin penting tentang kata kunci ini. Yuk kita lanjut bahas!

1. Kata Kunci Dalam Judul

Kata kunci lu wajib ada dalam judul. Dan lu juga sebaiknya memiliki beberapa subjudul yang ada kata kuncinya. Ini adalah sebuah signal yang kuat untuk mesin Google.

Katanya sih kata kunci sebaiknya menjadi kata pertama dalam judul, tapi kalo gak bisa ya gapapa juga.

2. URL

Kata kunci juga sebaiknya ada di dalam URL atau link tautan halaman artikel yang lu tulis.

Baca juga Cara Membuat Pendahuluan Artikel Yang Menarik Pembaca

3. Deskripsi

Pada umumnya platform2 blogging akan menyediakan kolom deskripsi untuk setiap halaman artikel. Usahakan isi kolom deskripsi ini dengan kalimat tidak lebih dari 160 huruf ya. Kata kunci yang lu target harus muncul dalam deskripsi ini.

4. Paragraf Pertama

Nah, ini juga mirip dengan kolom deskripsi. Kata kunci juga sebaiknya muncul di paragraf pertama pada artikel lu. Jika kata kunci muncul di dalam 160 huruf pertama, maka lu gak perlu lagi ngisi kolom deskripsi.

5. Jumlah Kata Kunci

Ini gue gak bisa kasi jumlah tepatnya. Teorinya, kalo kebanyakan, mesin Google bakal anggap lu pakai cara curang, ngisi kata kunci banyak-banyak.

Kalo gue seh biasanya disetarakan dengan panjangnya artikel. Gue pribadi nulis kata kunci 1-2x per 100 kata. Jadi kalo artikel lu 1000 kata, kata kuncinya muncul 10-20 kali.

6. Gambar atau Foto

Ketika lu pasang foto ke dalam artikel lu, lu mesti upload tuh foto duluan. Ketika upload, lu bisa isi nama file dan deskripsi foto tersebut. Usahakan ada kata kunci di dalam nama dan deskripsi fotonya ya. Dan per artikel, usahakan minimal ada satu foto.

Kesimpulan

Nah, lu uda baca topik kata kunci dalam artikel sampai habis. Sekarang uda bisa tebak kan kata kunci dalam artikel ini apa? Hehe.

Tapi kata kunci dalam artikel ini uda kebanyakan seh. Biarlah… Tujuan gue cuma sebagai pengingat dan untuk sharing ke temen-temen semua.

Bantu bagikan ke temen-temen lainnya ya.

Leave a Comment