Darah Yang Berwarna Hijau Di Bawah Laut

Apakah kamu seseorang yang termasuk berdarah biru?

Berdarah biru merupakan sebuah istilah yang kita pakai untuk menyebut orang-orang yang tergolong bangsawan.

Namun tahukah kamu kalau ada orang yang memiliki darah berwarna hijau? Dan ini bukan merupakan sebuah istilah, tapi darah yang benar-benar berwarna hijau.

Dan tahukah kamu, sebenarnya kita semua, bukan hanya orang-orang tertentu ya, memiliki darah yang berwarna hijau?

Hanya saja, agar darah kita menjadi berwarna hijau, kita harus berada di laut yang sangat dalam.

Proses Terbentuknya Warna

Pada dasarnya, setiap objek tidak memiliki warna yang hakiki atau yang sebenarnya.

Ada 3 hal yang mempengaruhi terbentuknya warna dari sebuah objek, yaitu:

  1. Spektrum cahaya yang menyinari objek tersebut.
  2. Kemampuan objek untuk memantulkan, menyerap dan meneruskan warna yang ada dalam cahaya tersebut.
  3. Kemampuan si penerima cahaya yang dipantulkan, bisa itu mata kita sendiri ataupun sebuah kamera.

Cahaya yang kita pakai sebagai penerangan sehari-hari, misalnya cahaya matahari ataupun cahaya dari bola lampu, pada umumnya mengandung spektrum warna secara merata (poin ke-1). Dan kemudian, mata kita juga mampu untuk memproses setiap spektrum warna yang ada (poin ke-3). Dalam kondisi seperti ini, kita melihat warna sebuah objek sesuai dengan properti dari si objek tersebut (poin ke-2).

Kertas berwarna putih yang mampu memantulkan gelombang cahaya secara merata akan terlihat berwarna putih.

Namun jika kita menggunakan sumber cahaya yang tidak memiliki gelombang warna tertentu, misalnya sinar ultraviolet yang memiliki spektrum warna biru ungu yang kuat, kertas putih akan menjadi berwarna ungu.

Mengapa Air Laut Terlihat Biru?

Air laut sebenarnya berwarna bening seperti air pada umumnya. Air laut terlihat biru karena terjadinya pembiasan cahaya.

Gelombang cahaya yang masih sanggup menembus hingga kedalaman tertentu akan terbias sehingga kehilangan gelombang warna merah, jingga, dan kuning. Gelombang cahaya yang tersisa adalah hijau, biru, nila dan ungu. Itulah sebabnya ketika kita melihat laut yang dalam, warnanya berupa hijau hingga biru tua.

Hal yang sama terjadi pada langit yang kita lihat dari permukaan Bumi.

Baca juga Kenapa Langit Berwarna Biru Di Siang Hari?

Darah Berwarna Hijau

Nah, sekarang kita akan membahas mengapa warna darah berubah menjadi hijau jika kita melihatnya ketika berada di laut yang dalam.

Darah adalah sebuah objek yang memiliki sifat dominan memantulkan cahaya merah. Oleh karena itu, dengan pencahayaan normal, darah akan terlihat merah.

Setelah warna merah, gelombang cahaya yang paling besar dipantulkan oleh darah kita adalah gelombang cahaya hijau.

Ketika kita berada di kedalaman laut, seperti yang dijelaskan di atas, gelombang cahaya berwarna merah, jingga dan kuning sudah terbias, sudah tidak ada. Oleh karena itu, darah yang terlihat di dasar laut itu menjadi berwarna hijau.

Mungkin kamu bingung, siapa sih yang kurang kerjaan membawa darah ke dalam laut. Ceritanya begini, ketika para penyelam menyelam ke laut yang dalam, terkadang mereka terluka karena alatnya sendiri dan keluarlah darah. Yang belum pernah mengalami hal ini, mereka pun terkejut kenapa darahnya berwarna hijau. Begitu lah….

~

Jadi, jangan pikir kita ini memiliki potensi untuk menjadi Hulk ya. Hehe.

Tinggalkan komentar