Gojek Tokopedia Kawin, Jadinya GoTo

Gue seneng denger kabar ini. Soalnya, ini dua perusahaan raksasa sama-sama berasal dari negera kita tercinta Indonesia. Kawinnya bukan dengan negara lain.

Emang keuntungannya apa buat kita ya?

Pada dasarnya ini bakal mendukung sistem demokrasi yang dijalankan negara kita kan?

Dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.

Kalaupun nanti promo-promonya bakalan sedikit, harganya lebih mahal, gue bakal lebih setia untuk pakai platform Gojek dan Tokopedia. Kan nanti mereka setor pajaknya ke negara, dan negara bakal pakai tuh pajak buat bangun negara kita. Fasilitas umum makin bagus, kitanya juga yang makin nyaman kan?

Gue gak mau bahas tentang korupsi ya. Positif thinking aja! Anggap aja itu gak ada. Pret!

Sekarang kita lihat beberapa fakta menarik tentang merger Gojek dan Tokopedia ini ya.

Investor Raksasa

Para investor kedua perusahaan ini ternyata raksasa semua. Ini dia: Alibaba Group, Astra International, BlackRock, Capital Group, DST, Facebook, Google,JD.com, KKR, Northstar, Pacific Century Group, PayPal, Provident, Sequoia Capital, SoftBank Vision Fund 1, Telkomsel, Temasek, Tencent, Visa, dan Warburg Pincus.

Loh, kok ada investor asing? Rugi dong kita?

Gak masalah guys. Yang penting pajak masuk ke kantong negara. Mereka kalo gak mau ngikuti peraturan negara, ya udah keluar aja. Masih banyak yang mau invest kok!

Omset Total Ratusan Triliun

Kalau digabung, total omset kedua perusahaan ini adalah sekitar 22 juta dollar US, sekitar 310an triliun rupiah. Profitnya berapa? Banyak! Pajaknya berapa? Ya lumayan lah… Hihi.

Ya udah, semoga perkawinan ini langgeng ya GoTo!

Tinggalkan komentar