Inilah Hewan Yang Gak Akan Mabuk Karena Alkohol

Hewan seperti tikus, hamster, kelinci, atau monyet sering kita temui dalam laboratorium. Karena itu ada sebutan kelinci percobaan atau tikus percobaan.

Mengapa hewan ini yang sering dipakai? Kenapa tidak jenis hewan lainnya?

Ketika melakukan sebuah percobaan, jenis hewan yang dipilih adalah yang memiliki karakteristik yang paling sama dengan subjek aslinya. Misalnya tikus, ternyata hewan ini memiliki genetik yang mirip dengan manusia.

Nah, dalam percobaan atau penelitian yang berhubungan dengan alkohol, biasanya para peneliti menggunakan hewan hamster. Mengapa begitu?

Hal ini dikarenakan tidak ada jenis hewan lain yang menyukai alkohol. Tikus bisa menyukai alkohol, tetapi harus dikembangbiakan secara khusus sehingga jenis tikus tersebut bisa menyukai alkohol.

Kecuali hamster. Hamster memiliki kemiripan dengan kita, mereka menyukai makanan asin dan berlemak, walaupun dalam kondisi kenyang. Mirip kan? Hehe.

Ketika musim panas, hamster akan mengumpulkan makanan seperti biji bunga matahari sebagai cadangan makanan untuk musim dingin nanti. Cadangan makanan yang terkumpul ini suatu saat akan membusuk dan mengalami fermentasi (mengadung alkohol). Para hamster pun beradaptasi terhadap makanan yang mengandung alkohol ini.

Dalam sebuah penelitian, para hamster bisa mengonsumsi alkohol sebanyak 7,5 gram per 1 kilogram bobot tubuh, dan mereka belum terlihat mabuk.

Apakah kamu tau, kita manusia akan merasa mabuk setelah konsumsi alkohol kita mencapai 1 gram per kilogram bobot tubuh. Jadi, sang hamster bisa mengonsumsi 7x lebih banyak, dan masih merasa baik-baik saja. Haha.

Penelitian pun dilanjutkan. Ketika alkohol disuntikkan langsung ke dalam tubuh tanpa melewati saluran pencernaan, para hamster akan mabuk. Para peneliti menyatakan bahwa sistem pencernaan hamster yang berfungsi untuk menetralisir dampak mabuk akibat alkohol.

Tinggalkan komentar