Kembung, Penyebab Utama Kematian Ternak Sapi

Kemarin kita baru membahas tentang penyakit masuk angin secara medis. Ternyata bukan manusia aja yang masuk angin, hewan juga loh.

Terutama bagi sapi, ataupun hewan ternak berkaki empat pada umumnya seperti kambing, domba, dll, kembung itu merupakan penyebab utama kematian loh.

Bloat

Gejala kembung ini dinamakan bloat, yaitu keadaan di mana rumen (lambung ternak) mengembang dan membesar karena kelebihan gas yang tidak bisa keluar dengan lancar.

Ketika ternak mencerna makanannya, mikroorganisme yang ada di dalam rumen akan membantu proses pencernaan protein. Dalam proses ini, mikroorganisme tersebut akan mengeluarkan gas yang akan memenuhi rumen.

Biasanya penyebab gas timbul secara berlebihan adalah karena diberikan makanan terlalu banyak, terutama jika banyak hijauan leguminosa.

Gejala

Jika ditelusuri, ternyata penyebab utama kematian ternak secara mendadak adalah dikarenakan bloat yang tidak teramati, biasanya terjadi pada hewan-hewan yang digembalakan.

Jika diamati dengan baik, ada beberapa gejala yang merupakan pertanda ternak akan mengalami bloating, dan kita sebaiknya segera melakukan pencegahan sebelum parah.

Gejala-gejalanya adalah sebagai berikut:

  • Ternak terlihat resah atau sakit.
  • Sisi perut tampak menonjol di sebelah kiri.
  • Bila perut ditepuk-tepuk, akan mengeluarkan suara seperti gendang.
  • Ternak suka berbaring di sisi sebelah kanan.
  • Ternak suka menendang dengan kaki belakang.
  • Mata merah hingga kebiruan, pertanda kekurangan oksigen.

Jika tidak segera diatasi, tingkat kemungkinan ternak mati bisa mencapai 90%.

Pencegahan

Seperti kata pepatah, lebih baik mencegah daripada mengobati.

Untuk pencegahan terjadinya bloating pada ternak, kita bisa melakukan beberapa hal berikut:

  • Memberikan porsi pakan rumput dan leguminosa dengan perbandingan yang dianjurkan.
  • Melayukan hijauan sebelum diberikan kepada ternak.
  • Ketika musim hujan, keringkan hijauan sebelum diberikan kepada ternak, dan selanjutnya boleh digembalakan.
  • Hindari menggembalakan ternak pada rumput yang masih basah, biasanya karena masih terlalu pagi.
  • Jangan hanya memberikan ternak rerumputan, dedaunan muda dan tanaman leguminosa (kacang-kacangan) saja.
  • Hindari makanan ternak yang sudah rusak atau busuk.
  • Jangan sampai hewan ternak sering kelaparan.
  • Sebaiknya memberikan makan terlalu banyak sekaligus, lebih baik sedikit demi sedikit namun sering.

Pengobatan

Saya membuat artikel ini karena melihat satu video pendek yang cukup unik. Dan ternyata itu adalah video tentang pengobatan hewan ternak yang mengalami bloating.

Setelah saya telusuri lebih lanjut, nama teknik pengobatan ini adalah ruminal puncture.

Dalam teknik ini, kita menusukkan semacam selang ke bagian rumen ternak sehingga gas yang ada di dalamnya bisa dikeluarkan.

Silakan lihat video pendek ini. Kelihatan loh kembungnya langsung hilang. Hihi.

Tinggalkan komentar