Kemungkinan Besar Daging Ayam Yang Kamu Makan Adalah Ayam Betina

Kebanyakan daging ayam di jual di pasar atau supermarket adalah daging dari ayam betina. Bukan berarti ayam yang terlahir di dunia ini lebih banyak yang betina, tapi ada penyebab lainnya. Hal inilah yang akan kita bahas dalam artikel ini.

Juga bukan berarti kita tidak bisa memakan daging ayam jantan, atau daging ayam jantan tidak enak untuk dimakan. Hampir tidak ada bedanya kok, hanya sedikit lebih keras namun lebih gurih.

Alasan utama mengapa lebih banyak daging ayam betina yang ada di pasaran adalah karena menternak ayam jantan jauh lebih memakan biaya, sehingga para peternak tidak bisa menjual daging ayam dengan harga yang bersaing.

Ayam yang dagingnya biasa dijual di supermarket dikenal dengan sebutan ayam broiler.

Dalam sebuah peternakan ayam, biasanya ayam dikumpulkan bersama dalam sebuah tempat. Jumlah ayam yang dikumpulkan bisa mencapai puluhan ribu ekor.

Hanya saja ayam yang dikumpulkan biasanya adalah ayam betina. Alasannya, ayam betina sangat toleran, tidak seperti ayam jantan yang ngajak berantem melulu.

Ketika seekor ayam menetas dari telur, dalam beberapa hari kemudian bisa diketahui jenis kelaminnya. Jika ayam tersebut betina, dia akan dikumpulkan bersama ayam-ayam lainnya untuk dipelihara. Jika ayam tersebut termasuk yang kuat dan sehat, dia akan dipelihara sebagai ayam petelur.

Nah, apa yang terjadi jika ayam tersebut seekor ayam jantan?

Jika memang sedang dibuka lowongan untuk pejantan tangguh, maka ayam jantan yang kuat dan sehat akan bisa menikmati hidupnya lebih lama lagi. Jika tidak, sang ayam akan dibinasakan. Begitulah nasib ayam jantan.

Terlihat kejam ya?

Jika tidak demikian, kita tidak bisa menikmati daging ayam dengan harga yang terjangkau loh.

Saat ini sedang diriset cara untuk mengetahui jenis kelamin ayam sebelum menetas dari telur. Dengan adanya cara ini, diharap bisa mengurangi kekejian manusia terhadap hewan yang paling sering dikonsumsi ini.

Tinggalkan komentar