Kenapa Jengkol Bau? Apa Cara Menghilangkan Baunya?

Jengkol adalah salah satu kuliner yang cukup unik dari Indonesia. Rasanya gurih dan sedikit pahit membuat jenis biji-bijian ini sangat cocok dimasak sebagai rendang, opor, dan lainnya.

Hanya saja ada resiko yang cukup berat bagi beberapa orang yang ingin mencicipi kuliner ini, yaitu baunya!

Bau yang akan keluar dari mulut kita, dan juga bau yang akan timbul karena air kecil dan air besar yang kita buang. Duh!

Sumber Bau Jengkol

Biji yang memiliki nama latin archidendron pauciflorum ini memiliki kemiripan dengan petai, yaitu sama-sama menghasilkan bau tak sedap karena mengandung senyawa sulfur.

Sulfur adalah nama lain dari belerang. Bagi kamu yang sudah pernah ke pemandian air panas belerang bakal tau kalau sulfur memiliki bau yang kurang sedap juga.

Jengkol mengandung senyawa yang bernama djenkolic acid atau asam jengkolat. Hmm… apakah nama jengkol merupakan serapan dari nama senyawa ini, atau kebalikannya ya?

Senyawa ini terdiri dari dua jenis asam amino sistein yang diikat oleh satu gugus metil pada atom sulfur. Nah, asam inilah yang membuat air kencing yang keluar jadi bau yang tidak sedap.

Cara Menetralisir Bau Jengkol

Ada beberapa cara yang dipercaya bisa menghilangkan bau jengkol setelah kita mengonsumsinya.

Kopi Hitam

Selain nikmat, minuman kopi ternyata bisa menghilangkan bau jengkol loh!

Biji kopi sifatnya adalah menyerap aroma yang ada di sekitarnya. Makanya biji kopi sering ditempatkan di dalam toilet, ternyata berfungsi untuk menyerap bau tak sedap.

Setelah makan jengkol, kamu bisa menyeduh dan meneguk beberapa kali kopi hitam. Setelah itu, untuk yang terakhir kamu berkumur dengan kopi hitam untuk memastikan sisa bau yang tertinggal pada mulut juga hilang.

Susu

Susu juga memiliki fungsi menetralisir aroma makanan.

Ada senyawa yang dikandung dalam susu yang bernama AMS (allyl sulfida metil) yang bisa melawan bakteri yang menghasilkan bau-bau tak sedap.

Kecap Manis

Nah, untuk tips yang satu ini, saya tidak bisa menemukan penjelasan ilmiahnya ya.

Dipercaya dengan menelan dua sendok makan kecap manis setelah menikmati kuliner jengkol bisa menetralisir bau tak sedap hingga ke bau urinnya.

Tips ini berasal dari Bapak Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Beliau mengatakan tips ini digunakan turun temurun oleh keluarga istrinya. Dia memberikan tips ini kepada Bapak Menteri BUMN Erick Thohir ketika berkunjung ke Bandung.

Gosok Gigi Tidak Bisa Mencegah Bau Jengkol

Gosok gigi memang bisa menghilangkan bau jengkol yang ada pada rongga mulut kita. Sayangnya, jengkol yang kita kunyah masih ada dalam usus, dan menghasilkan gas dengan bau tak sedap.

Karena itu, menggosok gigi tidak bisa sepenuhnya menghilangkan bau jengkol.

Bahaya Makan Jengkol

Selain enak, jengkol juga mengandung banyak nutrisi yang bagus untuk tubuh. Namun, kita juga tidak boleh mengonsumsinya terlalu banyak ya.

Bukan hanya bau tak sedap yang dihasilkan dari senyawa sulfur yang ada di dalam jengkol, tapi asam jengkolat bisa menyebabkan urin menjadi kental atau bahkan mengkristal.

Jadi, ketika menyantap kuliner lezat ini, pastikan dalam kadar secukupnya ya.

Tinggalkan komentar