Sejarah Unik Mangkok Ayam Jago

Kalo lu hobi makan bakso, pasti uda sering ngeliat mangkok ayam jago. Mungkin karena uda terlalu sering ngeliat, makanya kita juga gak gitu perhatiin. Tapi pernah gak lu mikir kok mangkok pada pakai desain motif ayam jago ya? Asal usunya gimana tuh?

Nah, karena penasaran, gue cari tau deh. Seperti biasa menggunakan bantuan Mbah Google. Hehe. Dan ternyata memang ada sejarahnya loh, dan ada beberapa fakta unik yang akan buat lu tercengang. Kita lanjut ya.

Asal Mangkok Ayam Jago

Kalo lihat lukisan ayam jago, biasanya kita uda pada mikir itu lukisan orang Indo kan? Soalnya ayam jago itu identik dengan salah satu hobi orang Indonesia, yaitu laga ayam.

Namun sebenarnya asal usul mangkok ayam jago ini jika kita telusuri lebih lanjut ternyata berasal dari negeri Tiongkok, pada masa Dinasti Ming periode pemerintahan Kaisar Chenghua di tahun 1465-1487. Sang kaisar pernah memesan satu set mangkok dengan gambar ayam jago, ayam betina dan anak ayam.

Panjang cerita, kaisar-kaisar Tiongkok berikutnya juga suka dengan motif ini. Bahkan Kaisar Qian Long yang memerintah pada periode tahun 1735-1796 pernah membuat sebuah puisi untuk memuja mangkok ayam jago. Mangkoknya loh, bukan ayam jagonya yang dipuja. Wakaka.

Di masa kekuasaan Dinasti Qing, mangkok ayam jago mulai diproduksi untuk kalangan umum karena harganya lebih terjangkau. Kalau mangkok dengan motif naga, burung phoenix atau lainnya harganya lebih mahal dan dikhususkan untuk mereka yang kaya raya.

Arti Motif Ayam Jago

Bagi rakyat Tiongkok, ayam jago adalah simbol kemakmuran. Ceritanya begini…

Karena pada zaman itu, belum ada alarm. Suara berkokok ayam jago itu menjadi alarm buat mereka di pagi hari, sehingga mereka bisa bangun pagi dan bekerja di ladang. Dengan bekerja keras, merekapun akan mendapatkan kemakmuran atau kejayaan.

Itulah mengapa mereka memilih ayam jago sebagai simbol kemakmuran atau kejayaan.

Kalo bagi kita orang Indo, ayam jago itu simbol bakso ya. Hahaha.

Fakta Unik Mangkok Ayam Jago

Menjadi Incaran Kolektor

Mangkok ayam jago pada masa kekaisaran Tiongkok itu sangat diburu oleh para kolektor. Satu biji yang dari zaman Chenghua, yang cuman ada empat biji di dunia, sudah pernah dilelang berkali-kali, dan yang tertinggi itu mencapai 36,3 juta dollar US, atau sekitar setengah miliar rupiah. Gile ya!

Hak Cipta Mangkok Ayam Jago

Lukisan ayam jago itu ada sejak tahun 1971 dan sudah dipatenkan oleh sebuah produsen keramik bernama PT Lucky Indah Keramik dengan nama Lukisan Ayam Jago. Patennya adalah Sertifikat Perdaftaran Merek nomor IDM00366635 dalam kelas 21 yang mencakup produk piring, mangkok, basi, tatakan cangkir, tea set, dinner set, poci, cangkir, gelas, tutup cangkir, dan vas bunga. Dan hingga hari ini, paten itu tetap diperpanjang terus turun temurun.

Jadi kalo lu mikir mau produksi mangkok ayam jago untuk dijual, jangan deh! Nanti dituntut seperti salah satu perusahaan. Mungkin bisa sih kalau dijadiin motif celana dalam. Hehe. Tapi dicari tau dulu, mungkin aja uda ada yang patenkan.

Tinggalkan komentar