Mengapa Awan Tampak Hitam Sebelum Hujan

Langit berwarna biru, hampir tidak terlihat adanya awan putih, kita pun tau hari ini bakal menjadi hari cerah yang cukup terik.

Setelah setengah hari berlalu, awan-awan putih mulai tampak. Kita bersyukur setidaknya hari menjadi lebih teduh.

Sampai pada akhirnya, awan-awan putih tersebut semakin banyak, berkumpul menjadi satu, dan warnanya berubah menjadi abu-abu kehitaman.

Kita tau hujan bakal turun.

Namun, pernahkan kamu mencari tau mengapa awan yang awalnya berwarna putih, bisa berubah menjadi hitam sebelum hujan turun?

Begini penjelasannya.

Cahaya Matahari

Seperti yang kita ketahui, kita bisa melihat sebuah objek karena objek tersebut memantulkan cahaya. Awan yang kita lihat sehari-hari memantulkan cahaya dari matahari, kalau di malam hari awan memantulkan cahaya bulan yang juga sebenarnya merupakan pantulan dari sinar matahari.

Awan terlihat putih karena awan tersebut memantulkan hampir seluruh gelombang cahaya matahari. Namun jika sore hari, awan akan terlihat berwarna kuning hingga kemerahan.

Baca penjelasannya di artikel Kenapa Langit Berwarna Biru Di Siang Hari?

Awan sebenarnya adalah kumpulan tetesan-tetesan air yang super kecil, bisa dibilang embun, yang berkumpul. Karena jarak antara tetesan-tetesan air ini sangat rapat, cahaya dari sinar matahari bisa terpantulkan sepenuhnya.

Lama kelamaan, tetesan-tetesan air ini akan bersatu menjadi gumpalan air yang lebih besar, namun jarak antara setiap gumpalan juga menjadi semakin lebar, yang artinya banyak ruangan kosong di antara kumpulan gumpalan air ini.

Hasilnya, cahaya dari sinar matahari tidak terpantulkan sepenuhnya, dan terlihat menjadi berwarna abu-abu kehitaman.

Baca juga Darah Yang Berwarna Hijau Di Bawah Laut untuk mengetahui bagaimana mata kita mencerna cahaya menjadi warna.

Gumpalan-gumpalan air yang membentuk awan hitam kemudian akan jatuh ke permukaan Bumi, inilah yang kita sebut sebagai hujan.

Tinggalkan komentar