Mengapa Pasta Gigi Menyebabkan Makanan Terasa Tidak Enak?

Pernahkan anda mencoba minum jus jeruk tepat setelah menggosok gigi anda? Kalau belum, boleh anda coba. Anda pasti langsung bingung kenapa jus jeruk rasanya sangat tidak enak.

Sebenarnya, bukan jus jeruknya yang tidak enak, melainkan pasta gigi yang anda pakai adalah penyebabnya. Kebanyakan pasta gigi yang beredar dipasaran mengandung Sodium Laureth Sulfate, juga dikenal sebagai Sodium Lauryl Ether Sulfate (SLES) atau Sodium Lauryl Sulfate (SLS). Zat-zat ini yang berfungsi memproduksi busa-busa ketika kita menyikat gigi dengat pasta gigi. Dan zat-zat ini yang menyebabkan makanan terasa tidak enak dimulut sehabis gosok gigi.

SLS atau SLES menggangu indra perasa kita dalam dua hal. Yang pertama, mereka menekan pengecap rasa manis yang ada di lidah kita, sehingga menghambat lidah kita untuk merasakan manis. Yang kedua, mereka menghancurkan senyawa fosfolipid yang ada di lidah kita. Senyawa ini berfungsi untuk menekan pengecap rasa pahit di lidah kita. Ketika senyawa ini hancur, maka pahit akan terasa lebih pahit lagi. Yaks!

Adakah solusi untuk mencegah rasa pahit ini? Ada. Anda dapat menggosok gigi setelah menyantap makanan anda, tetapi para professional tidak menganjurkan ini. Mereka berpendapat lebih baik menyikat gigi sebelum makan. Jadi, solusi yang lebih baik adalah menggunakan pasta gigi yang tidak mengandung SLES.

Secara pribadi, saya lebih senang menggosok gigi setelah makan. Tetapi saya melakukannya sekitar 30 menit setelah makan agar email gigi tidak rusak. Bagaimana dengan anda?

Tinggalkan komentar