Mengapa Saya Menyukai Barang Antik

Saya bukanlah seorang kolektor barang antik. Saya bahkan tidak suka menyimpan begitu banyak barang, saya lebih memilih hidup dengan sedikit ketergantungan, apalagi terhadap benda mati.

Namun saya sangat menyukai barang-barang antik yang masih terjaga dalam kondisi yang baik, apalagi masih bisa digunakan atau dioperasikan secara normal.

Ada sebuah nilai di balik barang-barang seperti itu. Dan nilai-nilai ini juga berlaku untuk sang pemilik barang tersebut.

Dua nilai ini yang saya maksud.

Kualitas

Barang dikategorikan antik jika sudah memiliki umur yang cukup panjang.

Agar sebuah barang bisa bertahan hidup cukup lama, sudah pasti harus terbuat dari bahan-bahan yang berkualitas.

Bagi saya, kualitas lebih penting daripada murahan. Memang biasanya barang berkualitas pasti harganya lebih mahal. Tetapi jika dihitung dari jumlah pemakaian atau waktu pemakaian, harga setiap kali pakai pasti lebih murah.

Misalnya tas seharga 1.000.000 mungkin bisa dipakai selama 10 tahun atau lebih. Sedangkan tas seharga 100.000 ribu hanya bisa dipakai selama beberapa bulan.

Selain itu, memang sesuatu yang berkualitas bisa memberikan perasaan yang enak kepada pemakainya. Iya bukan?

Kedisiplinan

Walaupun terbuat dari bahan yang berkualitas, tapi jika tidak dirawat dengan baik, pasti akan rusak juga.

Ketika melihat sebuah barang antik dalam kondisi yang bagus, saya yakin sang pemilik pasti memiliki disiplin yang tinggi dalam merawat barang tersebut.

Apalagi barang antik tersebut masih bisa dipakai, bukan hanya sekedar pajangan.

Salah satu contohnya adalah seorang nenek bernama Grace Braeger yang telah mengendarai mobilnya sejak tahun 1957. Mobil yang dia kendarai adalah Chevrolet Bel-Air 1957, dan masih dalam kondisi seperti mobil baru.

Coba lihat videonya di bawah ini.

Nenek ini sangat disiplin dalam merawat mobilnya. Dia mengganti oli mesin setiap kali mobil tersebut menempuh 1.000 mil atau terkadang kurang ketika dia jarang mengendarainya.

Dia juga melakukan perawatan lainnya sesuai yang direkomendasikan buku manual. Sesuatu yang jarang sekali kita lakukan sebagai pemilik mobil. Hehe.

Tinggalkan komentar