Penjelasan Perbedaan Warna Yang Terlihat Pada Pakaian Ini

Di tahun 2015, terjadi sebuah perdebatan yang sangat viral di dunia Internet. Pada foto di atas ini, apa warna pakaian tersebut? Apakah biru dan hitam, atau putih dan emas?

“Hah?! Uda jelas-jelas biru dan hitam kan?!”, kata salah satu teman saya.

“Serius lu?! Itu uda jelas-jelas putih dan emas… yang mana biru dan hitamnya?”, kata teman saya yang lainnya.

Lalu saya lanjut memberikan komentar, “Iya, aku juga lihat warna pakaiannya putih dan emas… Eh, loh.. kok?!” Saya pun terkejut ketika melihat kembali foto pakaian tersebut telah berubah warna menjadi biru dan hitam.

Nah, ini menjadi sebuah fenomena yang sangat viral di Internet sampai-sampai terbentuk dua buah kubu. Kubu biru-hitam dan kubu putih-emas. Haha.

Ternyata, warna apa yang terlihat di mata setiap orang itu benar apa adanya.

Dalam artikel ini, kita akan membahas mengapa bisa tampak warna yang berbeda di mata setiap orang, bahkan bisa berubah warna ketika kita melihatnya di lain waktu. Yuk disimak!

Bukan Karena Pengaturan Warna Layar

Hampir semua orang yang melihat foto ini melalui layar atau monitor, bisa itu monitor HP, laptop atau TV. Yang pasti bukan hasil cetak di atas selembar kertas.

Banyak yang memberikan tanggapan bahwa perbedaan warna yang muncul disebabkan pengaturan warna pada perangkat yang dipakai. Seperti yang kita ketahui, rata-rata HP memiliki fitur yang bisa membuat monitor menjadi tampak lebih kuning agar lebih nyaman untuk mata di malam hari.

Namun penjelasan ini langsung terpatahkan. Ada banyak orang yang secara bersamaan melihat foto tersebut melalui monitor yang sama, namun kombinasi warna yang mereka lihat itu berbeda-beda.

Terus kenapa donk bisa beda?

Adaptasi Indera Penglihatan

Manusia memang ciptaan Tuhan yang sangat sempurna. Kita diberikan indera penglihatan yang cukup canggih.

Indera penglihatan selalu beradaptasi setiap saat agar penglihatan kita tetap nyaman. Proses adaptasi ini pun berlangsung secara otomatis, tanpa perlu perintah otak.

Ketika melihat cahaya terlalu terang, pupil kita akan mengecil sehingga cahaya yang masuk lebih sedikit dan tidak menyilaukan mata. Ketika melihat pemandangan yang dominan berwarna biru, ota kita juga akan secara otomatis mengurangi intensitas warna biru yang terproses.

Mari kita bereksperimen.

Coba tutup satu mata kamu, lalu pandang langit yang berwarna biru. Jika langit tidak berwarna biru, cari sebuah objek yang berwarna biru. Pandang dalam jarak dekat, sehingga objek tersebut hampir mencakup semua sudut pandang kamu.

Tetap pandang dan nikmati warna biru tersebut selama 1-2 menit ya.

Nah, setelah itu, masih dengan satu mata tertutup, alihkan pandangan kamu pada sebuah bidang yang berwarna putih. Ingat warnanya. Lalu ganti dengan mata yang satu lagi. Bandingkan warna putih yang terlihat. Beda kan?

Nah, begitu juga dengan warna baju yang terlihat putih dan emas. Hal ini terjadi ketika kita melihat foto tersebut, proses penglihatan kita sedang mendiskon warna biru. Sehingga warna biru tidak terlihat terlalu biru (putih), dan warna hitam menjadi terlihat seperti emas.

Ilustrasi di bawah ini cukup baik menjelaskannya.

Nah, sekarang teman-teman sudah mengerti ya mengapa warna yang terlihat bisa berbeda.

Sekarang pada penasaran gak warna asli dari pakaian tersebut sebenarnya apa? Hehe. Warna aslinya ternyata adalah biru dan hitam. 🙂

Tinggalkan komentar