Perbedaan Vaksin Sinovac dan Moderna

Saya baru saja mendapatkan vaksinasi ketiga (booster) yang berbeda dari kedua vaksinasi sebelumnya. Sebelumnya saya mendapatkan vaksin Sinovac, dan untuk dosis booster ketiga saya mendapatkan vaksin Moderna.

Di vaksinasi sebelumnya, saya hanya merasakan sedikit efek samping setelah mendapatkan injeksi. Namun untuk vaksinasi menggunakan Moderna, esok harinya saya demam, daerah suntikan lumayan nyeri dan seluruh badan terasa linu.

Saya menjadi penasaran apa sih perbedaannya antara kedua vaksin tersebut. Ternyata begini penjelasannya.

Sinovac

Vaksin yang diciptakan di Tiongkok ini menggunakan metode inactivated virus, yang artinya vaksin tersebut mengandung virus COVID yang telah dimatikan.

Menurut WHO, organisasi kesehatan dunia, metode ini merupakan cara yang paling aman dan hanya sedikit resiko infeksi.

Metode inactivated virus ini juga dipakai untuk mengembangkan vaksin flu dan polio saat ini.

Efikasi Sinovac

Setelah diuji, vaksin Sinovac mencapai tingkat efikasi (kemanjuran vaksin) Sinovac mencapai 60-an persen. Sudah mencukupi standar WHO yang mematok minimal tingkat efikasi 50%.

Efek Samping Sinovac

Seperti yang saya rasakan sebelumnya, efek samping dari vaksin Sinovac tidak seberat vaksin lainnya. Kita akan merasakan kantuk, lapar dan sedikit nyeri pada daerah suntikan.

Moderna

Vaksin yang diciptakan di Amerika Serikat ini menggunakan metode mRNA, yang memanfaatkan protein dari virus COVID.

MRNA menginstruksikan tubuh kita sendiri untuk membuat protein yang meniru protein virus, kemudian sistem imunitas tubuh akan bekerja sendiri untuk membuat antibodinya.

Efikasi Moderna

Vaksin Moderna memiliki efikasi yang cukup tinggi, yaitu mencapai 94% efikasi. Namun untuk orang lanjut usia, tingkat efikasi menurun menjadi sekitar 86%.

Tetap aja lebih baik jika dibandingkan dengan Sinovac ya.

Efek Samping Moderna

Cukup masuk akan untuk mendapatkan tingkat efikasi yang lebih tinggi, kita juga harus bersiap-siap untuk menanggung efek samping yang lumayan lebih berat.

Efek samping dari vaksin Moderna adalah demam, lelah, sakit kepala, linu dan rasa nyeri yang lebih sakit daerah suntikan.

Kesimpulan

Selain Moderna, vaksin Pfizer juga merupakan vaksin yang dibuat dengan metode mRNA dan memiliki tingkat efikasi yang mirip dengan Moderna.

Namun apapun juga, saya ingin mengajak teman-teman sekalian untuk mengikuti program vaksinasi demi keselamatan kita bersama ya.

Tinggalkan komentar