Proses Timbulnya Bau Matahari

Jika kamu adalah “orang lapangan”, maka yang namanya bau matahari sudah tidak asing lagi.

Bagi teman-teman yang bingung apa itu bau matahari, begini nih… Istilah ini bukan dipakai untuk mendeskripsikan aroma matahari ya, gak ada itu. Istilah ini dipakai untuk mendeskripsikan bau atau aroma badan orang-orang yang berjemur matahari terlalu lama. Biasanya bau ini bisa ditemukan pada pekerja-pekerja lapangan seperti kuli bangunan atau nelayan.

Nah, mungkin sekarang teman-teman jadi ingat kalau sudah beberapa kali mencium aroma yang dinamakan bau matahari ini.

Dalam artikel kali ini, kita akan membahas bagaimana proses timbulnya bau matahari. Apakah sebenarnya itu bau badan seperti biasanya atau memang timbul karena kebanyakan berjemur.

Pada dasarnya, bau matahari ini juga merupakan bau badan, hanya saja agak berbeda karena juga tercium seperti bau gosong.

Ketika kita kepanasan, tubuh kita akan berusaha beradaptasi menstabilkan suhu tubuh dengan mengeluarkan keringat. Selain itu, kulit kita juga akan memproduksi lebih banyak minyak agar lapisan kulit tidak gampang rusak karena terbakar.

Bau asam mulai timbul ketika keringat yang dihasilkan tubuh diurai oleh bakteri. Selain itu, minyak pada lapisan kulit yang teroksidasi oleh sinar matahari juga akan menghasilkan bau asam. Bau asamnya double deh!

Dan ini masih belum selesai ya. Ketika kita bekerja di lapangan, ada banyak sekali sumber pencemaran di sekitar kita seperti asap kendaraan atau bebauan dari sampah. Aroma yang tidak mengenakkan ini juga akan ikut terserap oleh kulit tubuh atau kepala kita.

Coba sekarang dibayangkan bau asam akibat oksidasi matahari dicampur dengan bau-bau pencemaran di sekitar kita, bagaimana hasilnya? Hehe.

Teman-teman lebih milih mencium bau badan atau bau matahari? :p

Tinggalkan komentar