Sejarah Kode S.O.S

Uda tahu asal usul kode SOS?

Ada banyak arti dari kode SOS. Ada yang menganggap kode ini berarti “Save Our Ship” atau “Save Our Souls”, yang berarti selamatkan perahu kami atau selamatkan nyawa kami. Hal ini karena dulunya kode SOS dipakai duluan oleh para pelaut.

Namun jika kita cari tahu sejarahnya, ternyata SOS itu bukan bermula sebagai sebuah singkatan. SOS itu sebenarnya bermula dari sebuah standar sinyal yang digunakan oleh pekerja maritim ketika mereka membutuhkan bantuan.

Mereka menetapkan bentuk sinyal ini adalah kombinasi dari 3 sinyal pendek, 3 sinyal panjang dan 3 sinyal pendek. Karena mereka biasanya berkomunikasi menggunakan kode morse, sinyal ini dinamakan menjadi kode SOS. 3 titik adalah huruf S, dan 3 garis adalah huruf O.

Mereka memilih kombinasi ini bukan berdasarkan susunan huruf, tapi demi kemudahan pemakaian. Barulah setelah itu diterjemahkan ke dalam huruf untuk mempermudah penyebutan.

Menjadi Standar Internasional

Pada mulanya, kode ini bukanlah sebuah standar yang digunakan secara internasional.

Negara Inggris menggunakan kode CQD, Amerika Serikat menggunakan kode NC dan Italia menggunakan kode SSSDD. Sampai suatu hari dunia setuju bahwa mereka sangat membutuhkan sebuah kode standar yang bisa dipakai di mana pun juga.

Jerman merupakan negara pertama yang memutuskan kode SOS sebagai standar di tanggal 1 April 1905. Kemudian kode SOS menjadi standar internasional ketika disetujui dalam acara pertama International Radiotelegraph Convention di tanggal 3 November 1906. Kode SOS pun mulai efektif digunakan di seluruh dunia di tanggal 1 Juli 1908.

Sekarang ini, kode SOS tidak hanya digunakan melalui telegraf saja. Kita bisa menggunakan kode ini menggunakan apapun yang bisa menghasilkan sinyal pendek dan panjang.

Misalnya ketika kita terperangkap di dalam mobil dan membutuhkan bantuan, kita bisa menggunakan lampu mobil untuk mengirimkan sinyal SOS.

Menurut kamu, apakah keputusan membuat standarisasi sinyal SOS ini memberikan manfaat yang besar untuk dunia?

Tinggalkan komentar