Sekedar Celotehan

Artikel kali ini bisa jadi menarik, bisa jadi tidak menarik sama sekali.

Kali ini saya ingin berceloteh, untuk mengeluarkan segala uneg-uneg yang ada di dalam otak saya. Banyak hal-hal yang terjadi dalam hidup saya dalam waktu dekat ini.

Jadi, ini hanyalah sebuah artikel dengan topik random, yuk kita mulai!

  • Manusia tidak termotivasi oleh hadiah atau imbalan, tapi kita itu termotivasi oleh hadiah atau imbalan yang instan. “Jika kamu berhasil menyelesaikan tugas ini, kamu akan diberikan 100.000 rupiah” lebih efektif daripada “Jika kamu berhasil menyelesaikan tugas ini, kamu akan diberikan 100.000 rupiah bulan depan”.
  • Sama juga dengan hukuman sebagai motivasi, hukuman yang instan lebih efektif untuk memotivasi orang melakukan sesuatu.
  • Main game bisa memperbaiki mood, tapi setelah itu mood akan menjadi lebih parah. Ini seperti mengonsumsi obat-obat terlarang atau alkohol, enak bentar, makin parah kemudian.
  • Just do the work! Mengerjakan tugas rasanya gak enak, tapi kalau sudah selesai, feeling good-nya tahan lama.
  • Daripada merasa puas dengan memperoleh material baru, latih diri untuk merasa puas dengan tidak bergantung pada materialisme, atau memanfaatkan benda yang sudah ada, ataupun ketika kita bisa membuang benda yang sudah tidak dibutuhkan.
  • Freedom, atau kebebasan, berarti bisa merasa aman, bahagia, tenteram, tanpa bergantung pada hal-hal eksternal lainnya.
  • Mengerjakan tugas yang sulit itu ibarat minum kopi pahit. Pertama kali, kita rasa tidak enak, tapi setelah beberapa kali melakukannya, kita mulai bisa menikmatinya, dan malah ketagihan kopi pahit. Intinya, hal apapun, jika dilakukan dengan fokus, pasti ada kenikmatan tersendiri.
  • Terlalu banyak perencanaan akan mengakibatkan kita tidak melaksanakan. Udah, jalankan saja satu per satu! Jika salah jalan tidak menyebabkan kita kehilangan nyawa, apa yang ditakutkan sih? Gagal?! Bangkit kembali dan ulangi donk!
  • Ketika kamu takut melakukan sesuatu, segera lakukan! Semakin ditunda, semakin besar ketakutan tersebut, dan bahkan kamu akan mengurungkan niat untuk melakukannya.
  • Pada akhirnya, jika kamu main game atau melakukan suatu hiburan sebagai bentuk reward atau hadiah setelah kamu berhasil melakukan sesuatu, itu boleh banget!

Itu saja dulu celotehan dari saya. Dan sekarang saya sudah cukup lega! Hehe.

Leave a Comment