Tardigrade, Makhluk Terkuat Di Muka Bumi

Makhluk apakah yang paling kuat di muka Bumi ini?

Ada satu hewan yang dapat bertahan di dalam keadaan yang sangat mematikan seperti berada di dalam air mendidih atau air es, tekanan atmosfir yang dahsyat, dehidrasi dan radiasi ion. Kita sering bercanda kalau kecoak adalah satu-satunya hewan yang dapat bertahan hidup jika terjadi perang nuklir. Tapi kenyataannya kecoak pun pasti mati. Tetapi hewan yang satu ini bisa bertahan hidup.

Hewan ini juga dapat bertahan ketika berada di tempat yang hampir-hampa dalam waktu cukup lama. Diketahui bahwa manusia hanya dapat bertahan selama 90 detik, tetapi hewan ini dapat bertahan hingga 10 – 100 tahun. Dalam waktu yang lama ini, hewan ini akan tertidur panjang, dan kemudian dapat hidup kembali hanya dengan setetes air. Mengenai daya tahan, tidak ada makhluk hidup di Bumi sekuat hewan yang berukuran sekecil butiran beras ini.

Hewan ini bernama tardigrade, berasal dari kata latin tardigradus yang artinya “pejalan lambat”. Hewan ini juga disebut “beruang air” karena gaya jalannya yang mirip dengan bayi beruang.

Ada seribu lebih spesis tardigrade, mereka dapat ditemukan di setiap ujung dunia, mulai dari khatulistiwa, kutub, hutan, rawa, gurun, air panas, puncak gunung bahkan di dasar laut. Dan iya, mereka juga dapat ditemukan di tempat-tempat biasa seperti taman rumah. Biasanya tardigrade dapat ditemukan di sekitar lumut dan tumbuhan pakis. Makanan mereka adalah detritus (sampah-sampah) yang ada di semak-semak.

Para peneliti telah mengetahui keberadaan tardigrade sejak tahun 1773, walaupun begitu, mereka masih belum bisa mengetahui dengan jelas bagaimana tardigrade bisa memiliki kemampuan cryptobiosis, yaitu kemampuan untuk menghentikan metabolisme yang menghabiskan 97%-99% dari seluruh cairan tubuh. Ketika mereka mendapatkan air, mereka akan hidup kembali.

Semakin lama seekor tardigrade tertidur, semakin kecil kemungkinan dia bisa hidup kembali. Tardigrade yang tertidur selama sekitar 10 tahun biasanya dapat hidup kembali tanpa masalah. Rekor terlama tardigrade tidur dan dapat hidup kembali adalah 120 tahun, tetapi tardigrade tersebut hanya dapat bergerak sedikit lalu mati seketika.

Salah satu penyebab kehebatan makhluk ini adalah adanya satu molekul gula bernama trehalosa yang berfungsi untuk mempertahankan selaput-selaput yang membentuk tubuh mereka. Hal ini sangat tidak mungkin untuk diaplikasikan ke manusia, tetapi para peneliti masih meneliti apakah trehalosa dapat digunakan untuk melindungi sel telur manusia yang dibekukan untuk proses fertilisasi selanjutnya.

Setelah mengering, tardigrade menjadi semacam kapsul kecil yang akan berpindah-pindah karena tiupan angin, air laut atau bahkan di dalam perut hewan. Selain kemampuan dehidrasi, tardigrade juga dapat bertahan tanpa oksigen dan dalam suhu yang drastis, mulai dari suhu didih air sampai suhu dingin mendekati 0°. Telah dibuktikan bahwa tardigrade dapat bertahan dalam suhu 1° selama beberapa menit.

Masih belum cukup? Tardigrade juga dapat bertahan radiasi ion sebesar 500.000 rad, walaupun mereka akan menjadi steril jika terkena radiasi sebesar 100.000 rad keatas. Sebagai perbandingan, manusia mati ketika terkena radiasi sebesar 1.000 – 2.000 rad, radiasi yang lebih rendah dari itu juga akan merusak tubuh.

Di tahun 2007, European Space Agency meluncurkan pesawat luar angkasa FOTON-M3 untuk mengirim sebuah kapsul yang penuh dengan subjek eksperimen, termasuk tardigrade, ke luar angkasa. Subjek-subjek ini akan berada di ruangan yang hampir-hampa dan terkena radiasi matahari dan kosmik yang mematikan. Jadi apa yang terjadi dengan beruang air-beruang air tersebut?

Tidak ada masalah sama sekali. Sekitar 68% dari tardigrade tersebut baik-baik saja ketika kembali ke Bumi. Selain bertahan dalam ruangan hampir-hampa, tardigrade juga bertahan terhadap tekanan atmosfir, yang kira-kira sebesar enam kali tekanan dasar laut terdalam di Bumi.

Siapakah makhluk terkuat di Bumi? Tardigrade!!!

Tinggalkan komentar