Mengapa Teh Hijau Bagus Untuk Diet?

Rata-rata kita uda pada tau kalau teh hijau bagus untuk diet. Sebenarnya bukan teh hijau saja, jenis teh lainnya juga bisa kok, karena pada dasarnya memiliki kandungan utama yang hampir sama.

Tapi sayangnya, masi banyak orang yang gak tau cara konsumsi teh hijau yang benar. Salah cara konsumsi malah akan memberikan dampak yang buruk. Tapi gak usa ketakutan ya, gak buruk-buruk amat kok. Hehe.

Di artikel kali ini, kita akan bahas lebih dalem tentang teh hijau. Mudah-mudahan bisa bantuin lu orang jadi lebih langsing. Hihihi.

Khasiat Kandungan Teh Hijau

Sebenarnya kandungan berikut juga bisa lu temukan di teh jenis lainnya. Namun ada kandungan tertentu yang sifatnya agak beda di setiap jenis teh. Nanti gue jelasin deh.

1. Kafein

Bukan kopi doang yang ada kafein, teh juga ada. Namun teh hijau, kandungan kafeinnya paling rendah.

Kafein itu merupakan antioksidan. Fungsinya untuk meningkatkan tekanan darah dengan mendorong kerja jantung. Makanya abis minum kopi, biasanya lu bisa merasa deg-degan gitu. Kalo badan lu cukup sensitif, lu juga bakal ngerasain hal yang sama dengan minum teh. Secara medis ini bagus ya, karena aliran darah kita lebih lancar dan jantung menjadi lebih sehat.

Selain itu, karena aliran darah lancar, metabolisme tubuh juga meningkat. Kalo lu seorang atlit, ini pastinya akan meningkatkan performa olahraga lu.

2. Flavonoid

Flavonoid juga merupakan salah satu jenis antioksidan yang bermanfaat buat menjaga kesehatan jantung lu dan mencegah terjadinya penyumbatan pembuluh darah.

Jenis flavonoid yang bisa kita temukan di teh hijau berbeda dari teh hitam. Flavonoid di teh hijau kaya akan epigallocatechin-3-gallate (EGCG). Menurut kedokteran, EGCG ini bermanfaat untuk mencegah kanker, Alzheimer, cepat capek, kesehatan hati, dan bisa menenangkan.

Dan kandungan EGCG inilah yang juga dipercaya bisa membantu membakar lemak, dan menjadi lebih ampuh karena teh hijau juga mengandung kafein.

Kapan Sebaiknya Minum Teh Hijau

Ini kuncinya! Kebanyakan orang salah waktu minum teh hijau yang bener, jadinya malah dapat efek gak-begitu-negatifnya.

Teh hijau jangan dikonsumsi terlalu banyak, cukup 2-3 cangkir sehari. Tepatnya setelah makan.

Waktu yang paling baik itu 30-60 menit setelah selesai makan. Karena teh akan meningkatkan metabolisme tubuh sehingga pencernaan lebih lancar.

Namun kalo khusus lu yang mau diet, baiknya minum sebelum makan atau diseruput ketika makan. Karena teh hijau juga mengandung zat tanin yang fungsinya mencegah penyerapan nutrisi, termasuk zat besi dan vitamin. Ya inilah yang gue bilang efek yang gak-begitu-negatif.

Sebaiknya juga lu jangan nambahin apa-apa ke dalam teh ya, misalnya gula ataupun susu. Cukup seduh dengan air panas dan biarkan sesaat. Semakin lama lu seduh, semakin banyak kafein yang lu dapatkan, dan semakin pahit atau sepat rasanya. Hehe. Tergantung selera lu ya.

Kalo gue sukanya seduh agak lama, soalnya butuh kafeinnya buat semangat kerja.

Teh Hijau Yang Bagus Untuk Diet

Hmm… jujur aja gue gak bisa kasi rekomendasi yang bagus. Pada dasarnya semua teh hijau seh bagus-bagus. Dan kalo untuk diet, bukan hanya bergantung pada konsumsi teh hijau aja, gaya hidup juga pengaruh, pola makan dan olahraga juga.

Namun menurut pakar kesehatan, jenis teh hijau yang paling bagus adalah matcha. Ini adalah jenis teh hijau yang dipilih hanya dari daun yang berkualitas tinggi, dikeringkan dan dijadikan bubuk. Hanya dengan takaran kecil, lu uda bisa bikin secangkir teh yang enak.

Kalo gue pribadi, minumnya teh hijau merek Tong Tji. Karena kan gue ngincer kafeinnya juga, ini agak sepet rasanya.

Silakan eksperimen sendiri ya. Kalo nemu yang enak, silakan tulis di kolom komentar.

Tinggalkan komentar