Tentang Sistem Pemasaran MLM

Sebagian dari kita mungkin sudah sering mendengar MLM. Dan banyak dari kita yang memiliki pandangan negatif tentang MLM.

Padahal ketika kita menanyakan apa itu MLM ke mereka yang beranggapan negatif tentang MLM, mungkin saja sebagian bahkan tidak tau apa kepanjangan MLM.

Menurut saya, MLM ini adalah sebuah sistem pemasaran yang sangat hebat sekali dan sudah banyak diterapkan oleh perusahaan-perusahaan besar di dunia. Bahkan ada belasan perusahaan yang menggunakan sistem ini berhasil menjadi perusahaan yang go-public, yang artinya sahamnya sudah diperjual-belikan untuk umum.

Setelah kita membahas sedikit tentang sistem MLM, saya akan menjelaskan juga mengapa MLM juga dipandang negatif oleh banyak orang.

Apa itu MLM?

MLM singkatan dari Multi Level Marketing, adalah sebuah sistem pemasaran yang memberikan komisi kepada penjual. Namun tidak hanya sampai di situ, dalam sistem ini tenaga penjual juga bisa merekrut tenaga penjual, atau disebut sebagai downline. Tenaga penjual juga akan mendapatkan porsi komisi ketika downline yang mereka rekrut berhasil melakukan penjualan.

Dengan sistem seperti ini, penghasilan seorang tenaga penjual menjadi tidak terbatas, karena tidak bergantung pada diri sendiri saja. Di sisi lainnya, perusahaan juga mendapatkan keuntungan karena jumlah tenaga penjualnya akan terus berkembang tanpa harus mengeluarkan biaya.

Banyak yang menganggap bahwa tenaga penjual yang bergabung duluan akan lebih untung, karena porsi komisi dia akan jauh lebih besar dan terus berkembang. Dalam beberapa kasus, hal ini memang benar, namun biasanya perusahaan tersebut tidak akan berkembang karena lama kelamaan semakin sedikit yang berminat menjadi tenaga penjual.

Perusahaan berbasis MLM yang sukses dan terus berjalan biasanya memiliki perhitungan komisi yang adil untuk pihak tenaga penjual. Seorang downline pasti bisa mendapatkan komisi lebih banyak daripada upline-nya jika berhasil menjual lebih banyak.

Asal Mula MLM

Jika ditelusuri, ternyata sistem MLM ini sudah ada sejak tahun 1800an. Yang menciptakan sistem ini adalah J.R Watkins yang membentuk perusahaan bernama Watkins Medical Company di tahun 1868. Dan perusahaan ini masih terus beroperasi hingga hari ini menjual sabun dan obat-obatan rumahan. Nah, itulah hebatnya MLM!

Hanya saja, J.R Watkins orangnya sangat rendah hati dan tidak pernah mengklaim bahwa dia yang menemukan sistem MLM ini.

Banyak perusahaan-perusahaan lainnya yang menganggap diri mereka yang menemukan sistem ini, seperti Avon, Nutralite dan The Fuller Brush Company. Padahal perusahaan-perusahaan ini berdiri beberapa puluh tahun setelah Watkins Medical Companya.

Pandangan Negatif MLM

Nah, kali ini saya akan memberikan pandangan saya tentang MLM.

Menurut saya, sistem MLM ini adalah sebuah sistem pemasaran yang sangat baik, dan memberikan keuntungan ke semua pihak dengan adil.

Bagi kita yang ingin belajar tentang pemasaran dan penjualan, bergabung dengan salah satu perusahaan MLM dan mengikuti pelatihannya adalah salah satu cara yang paling efektif. Tapi pastikan kamu bergabung dengan perusahaan MLM yang sudah terjamin reputasinya ya.

Banyak orang yang menganggap negatif MLM dikarenakan ada banyak tenaga penjual yang cukup agresif, alias suka “memaksa” ketika proses menjual. Ya, mungkin itu adalah salah satu wujud kerja keras ya. Hehe.

Namun karena hal tersebut, banyak sekali konsumen yang tidak suka, dan akhirnya malah memberikan pandangan negatif ke perusahaan-perusahaan MLM, dan akhirnya ke sistem MLM-nya sendiri. Setiap kali mendengar kata MLM, langsung merasa takut dan menjauh.

Saya juga dulu begitu, bagaimana dengan kamu?

Tinggalkan komentar